“Ngaraosan” Venue Final Sepak Bola Asian Games 2018

Beberapa bulan ke belakang sepakbola menjadi sorotan utama netizen. Dimulai dari Anniversay Cup 2017, Friendly Match melawan Korea Selatan U23, sampai pada Piala AFF U19. Perkembang sepak bola terlihat dari match ke match sehingga tidak heran Sepak Bola menjadi fokus netizen dalam gelaran Asian Games 2018.

Tahu gak venue sepak bola Asian Games 2018? Yang jawab Gelora Bung Karno salah total tuh. Hehe Sekertaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto, seperti dilansir Tribun Bogor bahwa pertandingan sepak bola Asian Games tidak diadakan di SUGBK mengingat persiapan opening dan closing ceremony yang butuh tenaga ekstra.

Jika Stadion Utama Gelora Bung Karno dipakai untuk partai final maka otomatis persiapan closing ceremony cuma satu hari. Sesuatu yang berat dan terlalu dipaksakan. Sehingga penanggung jawab venue, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menolak adanya wacana penggunaan SUGBK tersebut.

Venue final sepak bola dialihkan ke Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat. Saya punya pengalaman yang tidak terlupakan ketika “ngaraosan” (mencoba) Stadion Pakansari. Pertandingan yang saya tonton adalah pertandingan Indonesia melawan Vietnam pada piala AFF 2016.

Waktu itu Stadion Pakansari masih direnovasi. Beberapa sudut luar lapangan tampak sedang ada perbaikan. Pagar-pagar yang mengeliliingi stadion pun mulai dibenahi. Sekeliling Stadion terlihat banyak pekerjaan para proyek yang masih digarap. Diluar masih direnovasi tetapi situasi di dalam sungguh amat luar biasa. Hehe lebay

Sebagai pecinta sepakbola, saya baru merasakan atmosfer supporter timnas di dalam tribun. Sorak sorai nyanyian Yo Ayo Ayo Indonesia bergemuruh menggetarkan semangat para pemain yang sedang bermain melawan dominasi Vietnam.

Banyak sekali perbedaan ketika menonton di televise dengan menonton langsung di stadion. Rame pisan euy!

Waktu pertandingan serasa sangat cepat. Menurut saya pertandingan 45 menit itu sangat cepat ketika di lapangan dibanding dengan di televise. Mungkin karena menikmati pertandingan sehingga tidak terasa waktu akan mendekati injury time.

Gregetan melihat peluang yang hampir gol. Gregetan juga melihat permainan Vietnam yang mengurung Indonesia. Namun momen yang paling excited adalah ketika menyanyikan lagu Indonesia Raya. Pengen nangis bangga, Mang! Komo deui kalau saya bisa ikut main. Haha ngayal

Bernyanyi bersama supporter. Tidak ada viking, tidak ada the jak, tidak ada slemania, tidak ada bonek tetapi yang ada adalah Timnas Indonesia. Ketika yel yel Indonesia diteriakkan secara lantang sontak hati saya berdetak kencang. That was unforgettable moment!

Saya lupa di tribun mana pokoknya antara Selatan dan Utara soalnya saya tepat di belakang gawang. Saya membeli tiket yang paling murah soalnya. Dari sana saja pertandingan sudah dirasakan keseruannya. Apalagi di tribun Barat dan Timur ya. Hehe Kalau di VIP kayaknya kurang suka soalnya kurang berbaur dengan para supporter.

Gak nyangka nanti Stadion yang pernah saya datangi akan dijadikan Venue Final Sepak Bola Asian Games 2018. Semoga Indonesia bisa masuk final. Indonesia pasti bisa!

Sebagai tambahan, venue pendukung lainnya adalah Stadion Si Jalak Harupat (sepakbola wanita), Stadion Wibawa Mukti, dan Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi.

So, terus semangatin Indonesia karena berawal dari semangat dan doa dari kita maka Indonesia akan lebih bersemangat juga dalam bertanding.

Semangat Timnas Indonesia!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: