128 views

13 Unforgettable Moment Bersama Kereta Api Indonesia ala FERIALD

“dari sekian banyak moda transportasi buat traveling, menurut IDN Times sih kereta api adalah yang paling asik.” Karsa Adiguna-IDN Times

Seperti yang diberitakan IDN Times (“Traveling Naik Kereta Api Lebih Asik Daripada Naik Pesawat, Setuju? 25/10/2018) kereta api masih jadi primadona transportasi umum. Pasalnya disamping kenyamanan yang diinginkan penumpang, faktor keselamatan menjadi hal yang utama dipertimbangkan ketika akan berkendara.

Tetapi alasan utama ketika memutuskan naik kendaraan umum, baik itu darat, laut, atau udara, biasanya yang dipertimbangkan adalah waktu. Bener, kan?

Entah itu pengen sampai tepat waktu, menghindari macet, mengejar deadline, atau permasalahan lain yang bersangkutan tentang waktu.

Intinya sih masing-masing punya alasan tersendiri mengapa memilih moda transportasi tertentu untuk bepergian.

Aku juga mempunyai berbagai alasan kenapa memilih kereta api. Mudah, Aman, dan Nyaman adalah alasan utama menjadikan kereta api pilihan utamaku.

Nah, kali ini aku akan coba berbagi beberapa pengalaman yang menarik dan (semoga) informatif supaya tulisan ini ada manfaatnya. Hehe

Inilah rangkuman semua pengalaman yang tidak bisa dilupakan ketika menggunakan KA SERAYU, KA ARGO PARAHYANGAN, KA TEGAL BAHARI, KA CIREBON EXPRESS, dan KA SENJA UTAMA. Hehe

1. Lupa pesen tiket infant

description

Buat para orangtua yang akan memesan tiket kereta, jangan lupa pesan tiket infant (rd : bayi). Jangan sampai kejadian sepertiku ya, guys! Kenapa? Dulu pas waktu buru-buru pesen tiket kereta pulang kampung, aku lupa pesen tiket buat anakku. Alhasil cuma aku dan istri yang mendapatkan tiket.

Tapi jangan khawatir kalau kalian mengalami kejadian sepertiku. Cukup datang ke loket tiket di stasiun pemberangkatan. Kalian bakal diminta buat sebutin nama bayi dan tanggal lahirnya. Setelah itu tiket pun dikasih ke kita. Mudah, kan?

2. Ramahnya penjaga loket tiket

description

Nyambung tadi pas pesen tiket infant. Jujur sih sebenarnya aku sedikit takut kalau nanti penjaga tiketnya ngasih denda karena lupa pesen tiket infant. Tapi alhamdulillah gak disuruh bayar karena memang gratis. Hehe

Tapi selebihnya yang aku respect adalah keramahan mereka. Pokoknya best service lah. Raut wajahnya yang adem, senyumnya yang selalu lebar, dan tutur katanya lemah lembut. Enak banget deh pelayanannya.

Pernah juga dapat kejadian yang berbeda. Waktu itu aku lagi di Stasiun Bandung. Kebetulan aku mau ngebatalin tiket. Nah, disebelahku itu ada ibu-ibu gak terima (dengan nada tinggi) karena harus menulis di surat pengajuan pembatalan/reschedule tiket. Alasannya karena ribet.

Dengan bersikukuh tidak mau menulis (masih dengan nada tinggi) ibu itu menginginkan langsung diproses oleh penjaga loketnya. Mengingat antrian yang panjang, suasana yang semakin tinggi tensi emosi, penjaga loketnya dengan tenang menghadapi keluhan ibu-ibu tersebut.

Tidak ada suara keras dari penjaga loket ataupun raut wajah yang membuat si ibu tidak nyaman. Tapi akhirnya, semua komplainannya bisa terselesaikan dengan aman dan damai. Hehe

3. Mudahnya order tiket zaman now

description

Jangan ditanya deh kalau zaman digital mah. Pokoknya serba online deh. Bener, kan? Kalau kalian belum pernah nyobain belanja online mungkin kalian kudet. Hehe becanda. Dengan dimudahkannya teknologi maka pemesanan tiket pun bisa serba online. Begitu juga tiket kereta api.

Kalau aku pribadi sih prefer pakai KAI Access. Mungkin karena aplikasi yang mudah digunakan dan lebih simpel. Mulai dari pemesanan tiket, pembayaran yang serba online, lalu pengecekan pun sudah bayar atau belumnya bisa dilakukan di aplikasi tersebut.

Jadi jangan khawatir kalau misalkan transfer pembayaran tiketnya melalui ATM, maka secara otomatis langsung dikonfirmasi melalui aplikasi tersebut bahwa Anda sudah membayar.

4. Tiket Ajaib

description

Ada hal unik dalam pengalaman memesan tiket. Ya namanya tiket ajaib. Jadi kebetulan waktu itu aku kehabisan tiket untuk pulang kampung. Rencana berangkat sabtu pagi dan jumat malam itu sudah habis.

Nothing to lose berangkat aja ke stasiun. Toh kalau memang gak dapat bisa naik bus. You know, guys? Sesampainya di Stasiun, aku cek tiket di KAI Access dan ternyata ADA SATU TIKET AVALAIBLE! Dan itu keberangkatan sekitar 30 menit lagi. Unbelievable!

Pengennya emang naik kereta karena tentunya nyaman dan anti macet. Alhamdulillah dikabulin deh. Bener-bener rejeki yang gak disangka-sangka!

5. Serunya berebut tiket lebaran

description

Udah pernah ngerasain serunya persaingan tiket lebaran di musim mudik? Kalau kalian belum pernah, rasakan feelnya deh. Hehe Dan mungkin jika kalian pernah ngerasain pertarungan sengitnya, pasti bakal ada rasa kecewa karena kalah gesit, ataukarena ketiduran, atau mungkin telat transfer. Akhirnya gugur deh.

Aku juga mau share pengalamanku ketika memesan tiket di H-2 lebaran. Aku udah standby sekitar jam 23.30 WIB. Kadang aku cek ke aplikasi dan ternyata masih belum open. Setelah waktu menunjukkan 23.59 WIB, jempolku udah siap memencet tombol refresh di handphone. Tibalah waktu berubah menjadi 00.00 WIB and the fight will begin!

Tips dariku jika kalian menginginkan salah satu jenis tiket (ekonomi/bisnis/eksekutif) mendingan langsung filter aja dalam pemilihan tiketnya. Kalau aku dulu langsung pilih kelas Ekonomi. Jadi pas search ticket, langsung muncul deh semua kelas ekonomi.

Oya, jangan lupa pastikan menggunakan pembayaran online biar gak ribet harus pergi ke ATM. Masa tengah malam harus ke ATM? Kan aneh namanya. Dan keanehan itu terjadi padaku. Haha

Karena saldo ATMnya gak mencukupi, aku terpaksa keluar malam menuju ATM. Jaraknya kira-kira 1 km. Bener-bener was-was deh tengok kanan kiri serem takut dibegal. Pas nyampe di ATM, aku simpen motornya diluar portal (karena udah dikunci Pak Satpam).

Langsung deh gak pake pikir panjang masukin kartu ATM, pilih menu pembayaran, pilih tiket, pilih kereta api, dan terakhir masukin deh nomor bookingnya. Selesai deh jadi balik kampungnya. Hehe

6. Bergegas sebelum subuh

description

Kebiasaanku berangkat menuju Bandung dari kota Bekasi adalah selalu mengambil kereta pagi Argo Parahyangan. Jadwalnya pukul 05.37 WIB dan waktu tempuh dari rumah ke Stasiun itu sekitar 30 menit. Ini berarti aku harus sudah bersiap kurang lebih satu jam sebelum kereta berangkat. Dengan catatan sebelum subuh itu harus sudah mandi.

Kenapa aku memilih berangkat pagi-pagi? Alasan utamanya adalah biar bisa menikmati udara sejuk di kota Bandung dan melihat pemandangan yang sejuk nan indah. Simpel sih itu aja dan yang pasti bisa lebih banyak tempat yang dikunjungi. Kan spare waktunya jadi lebih banyak.

Apa kalian juga sering bersiap sebelum subuh?

7. Ketinggalan Kereta Argo Parahyangan

description

This is my bad experience, guys! Aku gak mau nih ngulangin kesalahan ini lagi. Gini ceritanya, guys. Kereta berangkat pukul 08.22 WIB dan aku berangkat dari rumah itu 08.00 WIB. Itu bener-bener gambling banget dah. Kenapa? Seperti yang udah aku sebutin diatas, waktu tempuh dari rumah ke Stasiun itu sekitar 30 menit. Yasudah aku pasrah bin ngebut jadinya.

Tak disangka-sangka jalanan sangat crowded. Motor-motor pun beramai-ramai di Jalan Kali Malang. Arah Kali Malang ke Stasiun itu biasanya gak terlalu padat. Tetapi aku gak bisa perhitungin kejadian yang gak diduga ini.

Alhasil ketika sampai di perempatan Alun-Alun Bekasi (dekat pintu rel Stasiun Bekasi), aku terhenti disana karena ada kereta yang akan melintas. Guess what? Kereta yang melintas tersebut adalah Kereta Argo Parahyangan yang menuju Bandung as known as kereta yang bakal aku naiki. Hikzz

Akhirnya kita terpaksa bermacet-macet ria ke Bandung. Buat kalian yang bakal berangkat naik kereta, kereta itu gak ngetem lho. Hehe Jadi kudu disiapin ya minimal 30 menit udah sampai di Stasiun buat boarding pass.

8. Ketika gak jadi berangkat kereta

description

Banyak alasan ketika kita gak jadi berangkat. Mulai dari reschedule kegiatan di tempat tujuan, ada acara urgent dan mendadak, dan alasan lain yang bikin kamu batal berangkat. Aku juga pernah ngalamin lho! (siapa yang nanya? Wkwk)

Pernah sebanyak tiga kali ngalamin batal berangkat. Pertama waktu mau ke Jogja, Kedua pas mau ke Bekasi, dan Ketiga ketika akan berangkat ke Bandung. Awalnya memang aku bingung karena gak tahu harus lapor kemana.

Sayangnya aku gak browsing dulu di internet. Jadinya, aku langsung ke Stasiun Keberangkatan dan menuju loket. Dan disana ternyata (baru tahu) ada beberapa loket ; loket pemesanan/pembelian tiket dan loket pembatalan/reschedule. Langsung aku ambil form pembatalan/reschedule, lalu isi biodata : Nama, No. NIK, Tempat Keberangkatan dan Destinasi, dan tanda tangan. Mudah, kan?

Oya, kalau pengembaliannya kalian bisa melalui transfer atau cash dengan mendatangi langsung loket satu bulan kemudian.

9. Naik SERAYU bisa nice to meet you

description

Buat kalian yang belum tahu SERAYU, itu adalah nama kereta rute Stasiun Senen-Stasiun Purwokerto. Nah, kebetulan kalau pulang kampung ke Tasikmalaya biasanya pakai Kereta Serayu Pagi. Alasannya pastilah biar gak terjebak macet.

Informasi nih buat kalian yang mau ke arah Cikampek, Purwakarta, Plered, Cimahi, Kiaracondong, Cibatu, Cipeundeuy, Tasik, Banjar, Kroa, Maos, sampai dengan Purwokerto. Jadwal Kereta Api SERAYU itu cuma dua kali pemberangkatan. Kalau pagi itu jam 09.15 WIB berangkat dari Pasar Senen dan kalau berangkat dari Purwokerto jam 06.30 WIB.

Kalau KA Serayu malam yang berangkat dari Purwokerto jam 16.30 WIB dan KA Serayu malam yang berangkat dari Pasar Senen sekitar pukul 21.00 WIB.

Nah, karena KA Serayu ini tersedianya kelas ekonomi, duduknya itu masih berhadap-hadapan. Kalau aku biasanya tegur sapa dulu dengan penumpang didepanku. Soalnya kenapa? Perjalanan bakal boring kalau cuma saling bengong. Hehe

Perjalanan ke Tasik yang menempuh waktu sekitar 7 jam dari Stasiun Bekasi bakal gak terasa kalau kita menikmati perjalanan diselingi oborolan-obrolan hangat bersama penumpang lain.

10. Pemandangan di kereta bersama putri kecil

description

Kalau bepergian bersama anak –terutama naik kereta- itu gak mungkin duduk manis di kursi penumpang. Apalagi aku yang masih punya balita. Kalau gak jalan-jalan di gerbong, dia bakal nangis. Hehe

Tapi rempong juga kan harus jalan-jalan di gerbong. Bisa encok pinggangku! Haha. Antisipasinya adalah mengalihkan perhatian sesekali ke jendela untuk melihat pemandangan di luar. Bisa melihat sawah yang terbentang luas, jalanan terlihat cantik melingkar berkelok-kelok, dan aliran sungai yang tenang. Semua itu cukup membuat anakku takjub dengan view yang baru dilihatnya.

Kalau udah lihat pemandangan biasanya dia bosan juga. Ujung-ujungnya tidur di pelukanku. Hehe

11. Gak sempat sarapan di rumah? Di kereta aja!

description

Tadi aku pernah bilang sering bergegas sebelum subuh. Gak mungkin kan sarapan dulu di rumah. Untungnya ada yang jualan di dalam kereta. Mulai dari Nasi Goreng, Nasi Rames, Nasi Ayam Penyet, dan menu lainnya yang mengenyangkan.

Minuman yang tersedia pun bermacam-macam, kopi, teh manis, dan air mineral.

Pokoknya enak banget deh perjalanan pakai kereta. Semua fasilitas ada untuk kenyamanan penumpang. Nasi gorengnya lumayan enak dan bikin kenyang. Tapi kalau habis makan biasanya dilanjut tidur. Dan setelah tidur, lapar lagi deh. Saatnya beli cemilan di reservasi. Hehe

12. Butuh air panas buat bayi

description

Ini bagian penting buat kalian yang mempunyai bayi dan gak sempet atau lupa buat bawa air panas. Lagi-lagi kejadian ini terjadi padaku. LUPA BAWA AIR PANAS. Padahal udah aku siapin ke termos kecil dan tiba-tiba pas udah sampai stasiun, lalu buka tas dan termosnya hilang! (alibi padahal mah lupa).

Istri minta tolong buat minta ke reservasi untuk minta air panas. Tapi aku sih ragu karena mungkin harus. Aku langsung menuju di ke gerbong reservasi dan bertemu dengan kakak-kakak penjaga,

“Mas, boleh minta air panas buat seduh bubur bayi ini?” pintaku.

“Iya, Mas. Biar saya ambilin.” langsung diambilnya tempat makan yang sudah ada buburnya. Lalu dituangkan air panas sekitar 100 ml dan jadilah sarapan bubur bayiku.

“Eh, Mas. Berapa ya? tanyaku sedikit ragu dengan berharap gratis.

“Gak apa-apa, Mas. Ini gratis kok kalau buat bayi mah.” jelasnya.

“Makasih ya, Mas.” Aku pun kembali ke tempat duduk sambil memasang wajah sumringah (gratis coy!).

13. Ketemu Bule di kereta

description

Sekitar tiga bulan yang lalu aku pergi ke Indramayu. Kereta Api Cirebon Express berangkat dari Stasiun Bekasi sekitar pukul sepuluh pagi. Untungya aku sudah prepare dari awal untuk tidak terlambat. Beruntungnya lagi temanku yang sama-sama menaiki KA Cirebon Express ini tidak terlambat. Hanya saja dia masuk di injury time. Hehe

Singkat cerita dalam perjalanan aku mulai lapar dan langsung mengajak temanku untuk ke gerbong reservasi. Banyak juga orang yang membeli makanan disana. Sambil menikmati perjalanan ternyata ada bule yang juga sedang menikmati sarapan mie. Percis duduk bersebelahan denganku, tapi beda kursi.

Aku pun mengajaknya untuk makan bareng. Dia langsung menghampiriku. Dengan bahasa inggris seadanya, aku pun mencoba membuka obrolan,

“What’s your name?” tanyaku.

“Nashem.” jawabnya.

“Where are you going?” lanjut bertanya.

“Indramayu.” Jawabnya singkat. Ternyata dia pergi ke tujuan yang sama.

“Aku bareng istriku. istriku orang Indramayu” Dia melanjutkan obrolannya.

Ternyata dia bisa bahasa Indonesia. Kenapa aku susah-susah ngomong inggris ya. Dia adalah bule Malaysia. Pergi pertama kali naik kereta ke Stasiun Jatibarang. Obrolanku tidak lama karena dia harus segera menuju istrinya di gerbong penumpang.

Aku ingat percakapan terakhir sebelum pergi.

“Aku mau merokok. Kira-kira dimana, ya?” tanyanya.

Mungkin dia pertama kali naik kereta api Indonesia. Gumamku. Hehe

Nah, guys. Itu dia 13 pengalaman yang gak pernah aku lupain. Lupa, Lucu, Senang, dan semua rasa pernah aku rasakan bersama kereta api Indonesia.

Semoga KAI semakin sukses selalu. Semoga di ulang tahun yang ke 73 semakin banyak inovasi untuk Indonesia tercinta.

8 thoughts on “13 Unforgettable Moment Bersama Kereta Api Indonesia ala FERIALD

    • 04/12/2018 at 5:08 PM
      Permalink

      haha harusnya bisa lebih mbak. dikarenakan cangkeul jadi gak diterusin. Hehe

      Reply
  • 04/12/2018 at 1:59 PM
    Permalink

    Wah wah sebuah pengalaman bersama kereta api yang unik dan belum pernah sama sekali saya rasakan ini mas..

    Jadi pengalaman berharga banget itu eeuyy

    Reply
    • 04/12/2018 at 5:08 PM
      Permalink

      coba dong mas naik kereta. seru hehe

      Reply
  • 04/12/2018 at 2:24 PM
    Permalink

    Pasti langsung salah tingkah pas kita berusaha bahasa Inggris ke bule, eh taunya di bisa bahasa Indonesia. Lancar pula lagi.

    Eh Mas, pas dia bilang mau merokok, harusnya jawab gini…

    Jangan Mas.. Merokok bisa membunuhmu. Kan ada iklannya. Hehehe.

    Reply
    • 04/12/2018 at 5:09 PM
      Permalink

      saya speechless sih tepatnya. Hehe Emang di luar negeri boleh ngerokok ya? Ha

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *