Yogyakarta. Dari SD sampai SMA, jogja sudah tidak asing di telingaku. Sejak SD pernah diajak oleh orang tua untuk liburan ke Jogja. Lalu study tour SMP pun ke Jogja. Ketika beranjak SMA, tetap saja liburannya ke Jogja. Memang Jogja tidakk bisa dipisahkan denganku. Hehe

Bukan tanpa sebab, Jogja memang salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Tidak heran banyak orang yang memilih liburannya ke Jogja. Sampai sekarang kerja pun, aku masih terbayang-bayang bagaimana keindahan Candi Borobudur, eloknya Pantai Parangtritis, dan spot-spot menarik lainnya.

Selang beberapa tahun bekerja, akhirnya kantor tempatku bekerja akan mengadakan family gathering. Guess what? Yes, traveling ke Jogja (lagi). Pada awalnya aku berpikir “lagi-lagi ke Jogja. Tapi ya sudah lah lha wong gratis.” Hehe

Mungkin inilah yang dinamakan jodoh. Kemanapun aku pergi, Jogja tetap harus kutemui.

Berangkat pukul delapan pagi dari Stasiun Gambir dengan bersiap membawa perbekalan untuk 3 malam 2 hari. Ada yang berbeda untuk family gathering tahun ini. Kalau dulu selalu dijadikan pantia karena masih single. Sekarang karena sudah menikah, bisa leluasa menikmati suasana liburan. hehe

Sebagai pasangan baru menikah, bagiku ini merupakan rejeki nomplok. Bisa honey moon gratis. Karena yang aku rasakan perbedaannya jauh sekali ketika berlibur sendiri dengan berlibur bersama orang tercinta. Hati itu macam berbunga-bunga. Hehe lebay

Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti (dok. Pribadi)

Pantai Indrayanti adalah destinasi pertama yang kami kunjungi. Hamparan pasir putihnya sangat indah. Ombaknya tidak terlalu besar sehingga banyak wisatawan yang berenang di tepi pantai.

Buat yang ingin berjemur, disana juga disediakan banyak tempat penyewaan untuk berjemur. Disana juga terdapat banyak yang jualan merchandise dan jajanan murah meriah.

Suasana Pantai dari Bukti Karang Gunung Kidul (dok. Pribadi)

Buat yang ingin spot yang instagramable, bisa naik ke Bukit Karang Gunung Kidul. Disana bisa berfoto bareng ataupun sekedar selfie. Dari atas bukti juga terlihat indah sekali suasana pantai.

Saya pun ketika menginjakkan kaki di Pantai Indrayanti, tak lupa mencicipi jajanan es kelapa muda bersama istri. Topi pantai pun tidak lupa saya beli. Maklum buat foto selfie bareng. Hehe

Candi Prambanan

Belajar Memanah di Kawasan Candi Prambanan (dok. Pribadi)

Wisatawan lokal pasti tidak asing lagi dengan yang Candi Prambanan. Candi ini termasuk Situs Warisan Dunia Unesco yang terletak di kecamatan Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan kecamatan Prambanan, Klaten Jawa Tengah.

Menurutku Candi ini unik, jujur ini pertama kali aku ke Candi Prambanan. Biasanya aku berkunjung ke Candi Borobudur. Nah, letak Candi Prambanan ini sangat unik. Candi Prambanan itu sendiri terletak di wilayah administrasi Bokoharjo, Prambanan, Sleman, sedangkan pintu masuk kompleks candinya terletak di wilayah administrasi Desa Tlogo, Prambanan, Klaten.

Aku pun tak lupa menyempatkan berfoto dengan istri di spot-spot yang bagus. Banyak peninggalan sejarah di Candi yang juga disebut Candi Roro Jonggrang. Hampir semua sudut candi bisa dikunjungi sambil berpikir hebatnya orang zaman dulu bisa membangun bangunan semegah ini.

Pasar Malioboro

Tugu Malioboro (dok. Pribadi)

Kemanapun destinasinya, Malioboro tempat belanjanya. Jelas murahnya. Saya pun membeli merchandise, kaos Jogja, dan pernak pernik khas Jogja lainnya. Disamping harganya yang murah, tetapi barangnya tidak murahan. Kaos pun banyak yang dijual mulai dari kisaran harga RP 15.000,- sampai dengan Rp 100.000,- pun ada.

Kalau saya sendiri mengelilingi Malioboro menggunakan becak. Tarifnya pun tidak terlalu mahal. Cukup dengan merogoh kocek Rp 20.000 – Rp 35.000,- kita bisa diantar sepuasnya sambil mencari oleh-oleh yang mau dibeli. Saya pun membeli kemeja batik, daster batik, dan kaos batik untuk dibawa pulang.

Bulan Madu Kedua

Bersama Istri Tercinta (dok. Pribadi)

Jogja memang istimewa ketika bersama orang-orang tercinta. Menghabiskan hari-hari di wisata romantis menambah suasana hati semakin asyik. Momen bulan madu memang sulit dilupakan bagi setiap orang. Termasuk diriku.

Ketika pertama kali berdua bersama istri ke Jogja, mungkin dua hari belum cukup menjelajahi Kota Pelajar ini. Banyak tempat-tempat romantis yang belum aku sambangi, seperti kalibiru, taman pelangi, tebing breksi, candi ratu boko, shiva plateau, dan masih banyak lagi.

Hotel dekat Malioboro (dok. Pribadi)

Kalau aku ditakdirkan kembali untuk bulan madu kedua, mungkin Jogja adalah destinasi yang menjadi priortiasku. Apalagi sekarang ada paket bulan madu di jogja traveloka.

Kalau tidak mau ribet dan serba lengkap, mungkin kamu beserta pasangan patut mencoba paket bulan madu ini. Cari hotel dan tiket promo bisa tersedia di traveloka. Dan yang paling pasti adalah bulan madunya bisa lebih berkesan.

Bersama Traveloka, Ayo rencanakan bulan madumu lebih fleksibel dan tidak terlupakan.

Jogja Istimewa!

 

 

 

 

2 thoughts on “Jogja Semakin Istimewa Bersama Orang Tercinta

  1. Sampai kapanpun jogja gak akan pernah bosan untuk dikunjungi mas, bagusnya pemerintah dan masyarakat pun ikut mikir caranya ngembangin lokasi wisata di jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *