108 views

Inilah Opini Perantau dari Jogja Tentang Layanan Informasi Pemda DIY melalui PPID

Saya adalah blogger yang berdomisili di Kota Bekasi. Saya berkesempatan untuk melakukan survey kepada rekan kerja yang merupakan orang asli Yogyakarta yang merantau ke luar kota Yogyakarta. Kebanyakan saya memberikan kuisioner kepada mereka yang berstatus sebagai mahasiswa dan karyawan swasta.

Survey yang saya lakukan adalah bertujuan untuk mengetahui opini mereka sebagai masyarakat Yogyakarta terhadap pelayanan informasi Pemda DIY melalui PPID. Saya cukup heran ketika mellihat hasil kuisioner yang rata-rata tidak mengetahui tentang PPID atau Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota Yogyakarta. Baik itu segi pengertian, fungsi, dan manfaat daripada PPID.

Entah akronim PPID ini terdengar asing dari mereka atau sosialisasi PPID kepada masyarakat Yogyakarta yang berdomisili di luar Yogyakarta itu kurang. Saya tidak terlalu tahu pasti alasannya tetapi yang paling penting adalah inilah peluang saya untuk memberikan pengetahuan seputar informasi PPID kepada mereka.

“Saya sangat tertarik untuk mengunduh aplikasi Jogja Smart Service.”

Setelah mengetahui pentingya PPID Kota Yogyakarta, saya pun mengajak mereka untuk mengunduh aplikasi Jogja Smart Service. Alhamdulillah mereka meresponnya dengan positif dan rata-rata mereka baru mengetahui aplikasi Jogja Smart Service tersebut.

Jogja Smart Service memuat informasi yang sangat lengkap untuk penggunanya. Mulai dari kanal Beranda yang menyajikan Layanan seperti Kedaruratan, Informasi dan Pengaduan, Pertanyaan dan Saran, Layanan, sampai dengan sajian Data dan Informasi seputar pemerintah Kota Yogyakarta.

Pada fitur layanan terdapat sub fitur E-SPTPD, Layanan Kelurahan dan Kecamatan, mobil Jenazah, dan Konsultasi Belajar Siswa.

Pada fitur Data dan Informasi terdapat sub fitur Informasi PBB, Informasi Kependudukan, Realisasi Anggaran, Produk Hukum, Lowongan Pekerjaan, Kualitas Lingkungan Hidup, dan lain-lain

Terdapat juga fitur layanan perizinan, kependudukan konsultasi belajar SD/SMP, pajak dan retribusi, promosi produk, dan lain-lain.

“Seberapa sering Anda mengakses PPID Kota Yogyakarta?”

Itulah salah satu pertanyaan yang saya lontarkan. Rata-rata menjawab jarang dan belum pernah. Tidak ada yang menjawab sering. Besar harapan saya, setelah mereka mengunduh aplikasi Jogja Smart Service maka mereka sering mengakses informasi Pemda DIY.

Adanya sebuah aplikasi di smartphone maka pengguna cenderung membuka aplikasi tersebut.  Hal ini disebabkan karena intensitas membuka website kota PPID Kota Yogyakarta yang kurang maka dengan adanya Jogja Smart Service bisa meningkatkan interaksi antara pengguna dan layanan informasi yang ada di PPID.

“Kenapa Harus Ada PPID?”

Jika dilihat dari pengertiannya, PPID adalah Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi yang berfungsi sebagai pengelola dan penyampai dokumen yang dimiliki oleh badan publik sesuai dengan amanat UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Keberadaan PPID membuat masyarakat yang akan menyampaikan permohonan informasi bisa lebih mudah karena melalui satu gerbang utama yaitu PPID.

Dilihat dari segi tanggung jawabnya, PPID merupakan pejabat yang bertanggung jawab di bidang penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan, dan/atau pelayanan informasi di badan publik.

Pasal 7 UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik terdiri dari enam ayat yang berbunyi,

  1. Badan Publik wajib menyediakan, memberikan dan/atau menerbitkan Informasi Publik yang berada di bawah kewenangannya kepada Pemohon Informasi Publik, selain informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan;

  2. Badan Publik wajib menyediakan Informasi Publik yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan;

  3. Untuk melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada angka 2, Badan Publik harus membangun dan mengembangkan sistem informasi dan dokumentasi untuk mengelola Informasi Publik secara baik dan efisien sehingga dapat diakses dengan mudah;

  4. Badan Publik wajib membuat pertimbangan secara tertulis setiap kebijakan yang diambil untuk memenuhi hak setiap orang atas Informasi Publik;

  5. Pertimbangan sebagaimana dimaksud pada angka 4, antara lain memuat pertimbangan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan/atau pertahanan dan keamanan Negara;

  6. Dalam rangka memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud pada angka 1 sampai dengan angka 4, Badan Publik dapat memanfaatkan sarana dan/atau media elektronik dan nonelektronik

PPID harus ada karena memang sudah kewajiban pemerintah daerah khususnya sebagai badan publik menyampaikan informasi yang transparan, layanan yang tepat guna, dan berita lainnya yang memberikan informasi penting kepada masyarakat di daerahnya.

Sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri  Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pengelolaan Pelayanan Inforasi dan Dokumentasi Kementeria Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah bahwa,

Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah wajib menyediakan, memberikan dan/atau menerbitkan Informasi dan Dokumentasi Publik yang berada di bawah kewenangannya kepada Pemohon Informasi Publik, selain informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jogja Smart Service, Satu Aplikasi Untuk Semua

“Sangat bermanfaat dan membantu kami orang-orang yang asli jogja tapi berada di perantauan tetap bisa mengerti tentang perkembangan pembangunannya dan informasi lainnya”

Testimoni itu saya dapatkan dari teman yang bekerja di salah satu perusahaan swasta di Bekasi. Ternyata memang sangat penting mengetahui perkembangan daerahnya tetapi karena keterbatasan waktu yang menyebabkan orang jogja sekalipun jarang membuka website PPID Kota Yogyakarta.

Aplikasi yang berada di smartphone sangat memudahkan para perantau untuk memantau perkembangan dan layanan informasi lainnya seputar kota kelahiran mereka. Kampung halaman tercinta tak luput dari ingatan meski jauh dari perantauan.

Source : Tribunnews

Alhasil, saya menyimpulkan opini masyarakat tentang pelayanan informasi Pemda DIY melalui PPID sangat efektif dengan adanya aplikasi Jogja Smart Service. Akses informasi yang lengkap ditambah tampilan yang mobile friendly membuat pengguna yang mayoritas orang Jogja bisa dimanjakan dengan layanan yang baik dan lengkap.

Survey yang saya lakukan jelas tidak merepresentasikan secara menyeluruh orang jogja yang merantau tetapi tetap mengakses PPID. Tetapi setidaknya memberikan gambaran bahwa aplikasi Jogja Smart Service perlu disoosialisasikan lebih masif sehingga lebih banyak masyarakat Yogyakarta yang bekerja atau belajar di perantuan tetap bisa mengakses informasi dan layanan dari Jogja Smart Service.

Terima kasih

#pagelaranTIK2019 #kominfodiy

“Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi Pagelaran TIK yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika DIY 2019”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *