Apa yang ada dibenak teman-teman ketika sudah lulus kuliah? Pasti kebanyakan memilih untuk mencari pekerjan, bukan? Mungkin jauh-jauh hari sebelum lulus pun teman-teman sudah menyiapkan CV, portofolio, pas foto terbaik, surat lamaran, dan perlengkapan lamaran lainnya.

Dan biasanya langkah selanjutnya itu menyebarkan CV ke perusahaan-perusahaan, atau mungkin ke job center yang ada di kampus atau juga di web portal kerja. Ini sudah lumrah ya di mata mahasiswa. Tinggal menunggu, menunggu, dan terus menunggu panggilan kerja.

Tapi sampai kapankah menunggunya? Jujur, saya sendiri tidak tahu dan teman-teman yang baca tulisan ini pun juga tidak tahu, kan? Hehe

Sebelum jauh ke solusinya izinkan saya bercerita bagaimana dulu susahnya mencari kerja. Sekarang juga susah juga sih apalagi covid belum usai.

Ini tentang cerita adik saya yang baru lulus sekolah. Dia susah payah membuat puluhan surat lamaran, mencetak CV sebanyak-banyaknya, dan membeli amplop coklat yang bejibun demi merapikan perlengkapan lamarannya.

Berangkat dari kampung menuju kota-kota yang berada di Jabodetabek. Dia menginap di tempat saudara dan bersiap untuk menyebar lamaran keesokan harinya.

Selepas salat Subuh, dia pergi ke pabrik-pabrik sambil membawa amplop coklat yang disimpan di tas gendongnya. Setiap pabrik yang didatangi ,ada yang menerima dengan senyuman. Namun tidak sedikit hanya tatapan kosong dengan senyum tawar yang didapatkannya dari pak security.

Pasti teman pembaca bertanya. Kok gak pakai internet? Banyak portal penyedia kerja, kan?

Ya sudah atuh itu mah bro.

Masa sih saya sebagai kakaknya ngebiarin adiknya mondar-mandir kesana kemari di siang bolong sambil ngegendong amplop lamaran. Miris euy!

Masalahnya adalah menunggu panggilan dari portal kerja itu berapa lama? 1 bulan, 2 bulan, 6 bulan, 1 tahun? Tidak ada yang tahu. That’s why he want to move and hunting everywhere he can. Pastinya bosanlah ya menunggu terus. Digantung itu tidak enak brother!

Setelah itu bagaimana hasilnya? Sedihnya, belum ada lamaran yang berhasil untuk sekadar dipanggil proses recruitment. Dengan kata lain masih belum berhasil di TAHAP PENDAFTARAN. Entah itu lamaran yang dititipkan ke security sampai ke HRD atau menumpuk di pos security. Kita gak tahu juga, kan?

Apalagi lewat internet. Email kita sudah dibaca atau belum pun tidak tahu. Menunggu dan terus menunggu. Ya, everytime is still waiting.

Alhasil karena sudah bingung mendapatkan pekerjaan, dia mencoba mencari tahu ke temannya. Ternyata dia langsung mendapatkan link untuk tes psikotes. Konon katanya tes psikotes ini sifatnya formalitas dan langsung bisa dapat kerja dengan memberikan uang jaminan. Nanti uang jaminan itu dikembalikan secara berkala setelah resmi mendapatkan seragam alias sudah masuk kerja pertama.

Kebayang gak sih capeknya di bawah terik matahari siang bolong sambil mencari pekerjaan yang halal. Keringat sudah menjadi teman setia setiap hari. Baju yang basah kembali kering berkat panasnya matahari di kota metropolitan.

Singkat cerita, saya bantu untuk membayar uang jaminan tersebut. Prosesnya sekitar 1-2 minggu katanya. Setelah itu dikabari lebih lanjut. Nah, dari sini feeling sudah gak enak.

Satu minggu belum ada kabar. Dua minggu belum ada kabar juga. Satu bulan menunggu belum ada kabar juga. Bahkan sampai tulisan ini dibuat pun kabar itu tidak kunjung datang. Hilang ditelan alien mungkin.

Barulah saya sadar itu sudah jelas PENIPUAN. Meski awalnya aku punya perasaan tidak enak pas bayar uang jaminan itu sebenarnya. Tapi mana ada sih kakak yang tega membiarkan adiknya telantar begitu saja belum dapat kerjaan. Jadinya saya mengambil kesempatan itu walau sedikit gambling.

Beda halnya jika waktu itu aku sudah mengenal EKRUT. Adikku tidak perlu susah payah mencari kerja karena sekarang ada Cara Baru Cari Kerja yang ditawarkan oleh EKRUT.

Buat teman-teman pembaca yang belum tahu EKRUT. Mari kita simak penjelasan ini ya. Jangan diSKIP ya barangkali bermanfaat untuk Anda atau kerabat.

EKRUT itu apa sih? EKRUT adalah talent marketplace yang mengusung konsep berbasis data science. Konsep ini mengusung kemudahan bagi pihak perusahaan mendapatkan kandidat yang cocok. Selain itu para pencari kerja pun akan dihubungkan dengan perusahaan yang cocok.

Apa sih Cara Baru Cari Kerja yang diusung oleh EKRUT? Cara kerja EKRUT bisa dibilang sederhana. Kenapa? karena cukup dengan mendaftarkan diri dengan akun LinkedIn dan mengisi profilmu dengan lengkap. Ya, CUMA ITU AJA. Tentunya cara seperti ini sangat mudah, simpel, dan sangat membantu kandidat untuk mendapatkan pekerjaan.

Cara Baru Cari Kerja

Beginilah langkah dan cara kerja EKRUT :

1. Klik Register dan Masuk ke halaman sign up EKRUT

Di halaman ini kita diminta untuk mendapatkan diri sebgai Talent, kemudian isi data diri dengan lengkap. Mulai dari full name, email, password, phone number, dan position category. Jika kamu sudah memiliki akun LinkedIn akan lebih mudah karena bakal terhubung secara langsung.

Di halaman ini kita diberikan tips untuk bisa dihire segera oleh perusahaan. Lengkapi profil kamu dengan informasi penting yang harus dicantumkan. Jangan lupa atur status di profil EKRUT yaitu Actively looking for jobs

2. Tidak perlu Apply! Perekrut aktif mencari kandidat

Jika biasanya kita sudah melengkapi profile kerja maka kita diharuskan untuk apply ke perusahaan. Di EKRUT ini kamu tidak perlu melakukannya! Dengan keahlian yang sudah disertakan dalam profil, maka secara otomatis perusahaan akan segera memilihmu sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

Selanjutnya pihak EKRUT akan meneleponmu untuk memastikan email yang masuk sudah dibaca oleh kamu sebagai kandididat. Dan meminta untuk konfirmasi panggilan interview. Very helpful right?

Lima Kelebihan EKRUT dibanding Portal Kerja Lainnya

Berdasarkan website EKRUT, sedikitnya ada 5 (lima) kelebihan EKRUT dibandingkan portal pekerjaan atau mendatangi perusahaan seperti yang dialami adikku.

1. Membukakan pintu peluang untuk kamu dilirik perusahaan yang ciamik. 

Dengan kecanggihan data science yang dimiliki EKRUT maka kandidat akan lebih mudah ditemukan oleh perusahaan yang cocok.

2. Mendapatkan kerja tanpa melamar. 

Tentu melelahkan jika harus menyebar CV kemana-mana. Belum lagi sampai atau tidak lamaran yang kita kirim kan belum tahu juga. Dengan EKRUT, cukup daftar dengan menggunakan akun LinkedIn dan lengkapi profilmu. Setelah itu bersiaplah tawaran akan datang menghampirimu.

3. Tak perlu khawatir lowongan palsu. 

EKRUT sudah memverifikasi perusahaan yang sudah bergabung dan dipastikan semua sudah lolos kualifikasi. Jadi tidak perlu khawatir dengan lowong kerja palsu. Justru perusahaan yang ada di EKRUT sudah familiar oleh para kandidat.

4. Gratis! 

Agar lebih dilirik oleh perusahaan terbaik, sebagian job portal mungkin akan menawarkan kamu untuk berpindah ke akun premium. Berbeda dengan EKRUT, kamu cukup mendaftarkan diri dan perusahaan segera melirikmu.

5. Kesempatan Interview tidak akan terlewatkan

Pernah gak kalau email yang kita tunggu-tunggu ternyata tidak sampai-sampai. Eh, tahunya malah masuk ke spam. Pas sudah dilihat ternyata jadwal interview yang ditunggu sudah lewat batas waktu. Hal ini tidak akan terjadi di EKRUT. Karena pihak EKRUT akan memastikan selalu email sudah dibaca oleh kandidat sehingga interview tidak akan terlewatkan.

Perusahaan yang bergabung di EKRUT

Selain cara mendaftar yang cukup mudah, EKRUT juga berkomitmen dalam bekerjasama dengan perusahaan terpercaya. Perusahaan di sini ada berbagai macam mulai dari koorporat hingga startup. Beberapa perusahaan yang telah tergabung dalam EKRUT antara lain seperti,

  1. Traveloka
  2. JD.id
  3. IDN Media
  4. Toshiba
  5. Kalbe Farma
  6. Kopi Kenangan
  7. Inspigo
  8. Mid Trans
  9. MyRepublic
  10. Fave

Selain beberapa perusahan di atas, tentu masih banyak lagi perusahaan yang telah bergabung di EKRUT.

Pekerjaan yang banyak dicari di EKRUT

Seperti yang dilansir website EKRUT, ada beberapa profesi yang sedang banyak dicari atau populer di EKRUT. Kebanyakan kandidat yang dicari adalah yang berkecimpung di dunia teknologi. Berikut adalah data yang diambil dari website EKRUT.

1. Software engineer

Profesi ini bertugas melakukan aktivitas engineer seperti analisa, rekayasa, spesifikasi, implementasi, dan validasi untuk menghasilkan produk berupa perangkat lunak yang digunakan untuk memecahkan masalah pada berbagai bidang. 

Tugas dari seorang Software Engineer mirip dengan pekerjaan seorang programmer dan system analyst, maka dari itu Software Engineer diwajibkan paham mengenai keduanya.

Profesi ini banyak dibutuhkan perusahaan, jika kamu memiliki skills dan pengalaman di bidang ini maka bersiaplah untuk mendapatkan berbagai tawaran di EKRUT.

2.  Product manager

Seorang Product Manager memiliki tanggung jawab atas aktivitas produk mulai dari kegiatan sebelum proses produksi hingga memastikan produk sampai di tangan konsumen sehingga Product Manager memiliki tanggung jawab dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi aktivitas promosi.

Berbagai perusahaan yang bekerjasama dengan EKRUT banyak yang mencari product manager karena profesi ini memang penting dalam suatu organisasi apalagi terkait dengan product perusahaan.

3. Data scientist

Pekerjaan Data Scientist berkaitan dengan mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa data untuk menghasilkan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan perusahaan. Profesi ini juga tergolong populer dicari di EKRUT mengingat masih jarangnya ahli Data Scientist di Indonesia.

4. UI/UX designer

Seorang UX Designer bertugas untuk menciptakan produk yang bermakna dan relevan bagi pengguna. Sedangkan seorang UI Designer berkonsertasi pada bagaimana suatu website atau aplikasi yang diciptakan terlihat, dan nyaman bagi pengguna. Hal tersebut mencakup Layout (tata letak), visual Design (desain visual) dan branding.

Sudah jelas bukan bagaimana sederhananya EKRUT dan sangat membantu para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya. Apalagi perusahaan yang tergabung pun sudah terkenal dan tidak diragukan lagi namanya. Hehe

Penasaran bagaimana mencoba memakai EKRUT. Yuk segera daftar dan lengkapi profilmu.

Bye Bye Apply!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *